
Sanggau – Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau mengikuti Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Berbasis Sumber Daya Lokal Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat.
Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Sanggau menghadirkan dua kreasi menu inovatif berbahan dasar ubi rambat, yaitu Spageti Daranante yang menggunakan ubi rambat oren serta Mie Goreng Babai Cinga’ yang diolah dari tepung ubi rambat ungu.

Kedua menu tersebut merupakan bentuk kreativitas dalam memanfaatkan potensi pangan lokal menjadi hidangan yang menarik, sekaligus mendukung upaya diversifikasi pangan dan penerapan pola konsumsi B2SA di masyarakat.
Melalui kreasi menu berbasis sumber daya lokal ini, TP PKK Kabupaten Sanggau turut mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal agar lebih beragam dan bernilai guna, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
Pada perlombaan tersebut, TP PKK Kabupaten Sanggau berhasil meraih Juara Harapan III. Adapun hasil perlombaan yaitu Juara I Kabupaten Sambas, Juara II Kota Pontianak, Juara III Kabupaten Kubu Raya, Harapan I Kabupaten Landak, Harapan II Kota Singkawang, dan Harapan III Kabupaten Sanggau. Sementara itu, penghargaan Favorit Juri diraih oleh Kabupaten Mempawah.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus berinovasi dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu yang menarik, bergizi, dan bernilai tambah. Pemanfaatan ubi rambat sebagai bahan dasar Spageti Daranante dan Mie Goreng Babai Cinga’ menjadi salah satu bukti bahwa pangan lokal dapat dikreasikan menjadi hidangan yang modern dan diminati masyarakat.
Capaian ini menjadi motivasi bagi TP PKK Kabupaten Sanggau untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam pengolahan pangan lokal, sekaligus mendukung gerakan konsumsi pangan B2SA sebagai bagian dari upaya mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mengenal dan memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai alternatif pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman dalam kehidupan sehari-hari.
